Jakarta -
Mengendarai motor
terlalu lama ternyata bisa menyebabkan menurunnya kualitas sperma yang
akhirnya mempersulit mendapatkan keturunan. Bahkan dokter Jepang
mengatakan naik motor juga bisa menyebabkan impotensi. Lalu bagaimana
menghindarinya?
Sebelumnya sebuah penelitian yang dilakukan oleh dokter Jepang
dan diterbitkan dalam International Journal of Impotence Research
menjelaskan kalau jok motor memberikan tekanan berlebihan pada perineum
atau kulit yang ada dibawah buah testis, area yang antara anus dan
skrotum.
Karena hal ini bisa menyebabkan tekanan yang dapat
membatasi aliran darah ke alat kelamin si pengendara, yang pada
akhirnya akan mengalami masalah kesulitan ereksi.
Penelitian ini
juga mengungkapkan getaran dari mesin yang berlebih akan menyebabkan
penurunan dua hormon pertumbuhan di dalam kandung kemih dan prostat
(kelenjar dikantung kemih), yang berhubungan dengan relaksasi kandung
kemih.
Namun meski begitu, Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Dr. Andri Wananda MS menepis argumen dokter Jepang tersebut.
"Bukan
motor yang menjadi penyebab impotensi. Tetapi menggunakan sepeda motor
itu memang bisa menyebabkan infertilitas atau kurang suburnya sperma
yang dihasilkan," jelas Dr. Andri yang juga mengajar di Fakultas
Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta ini.
Nah lalu
bagaimana untuk menghindari penurunan kualitas sperma bagi para
pengguna kendaraan roda dua dok? "Ada beberapa cara mulai dari
pemilihan pakaian yang digunakan saat berkendara sampai servis berkala
kendaraan anda," paparnya.
Berikut tips menghindari penurunan kualitas sperma bagi pengendara motor menurut Dr. Andri
1. Pastikan anda dalam berkendara tidak menggunakan celana yang terlalu ketat.
2.
Apabila anda telah melakukan perjalan yang cukup jauh, gantilah celana
anda dengan ukuran yang lebih besar atau lebih longgar.
3. Anda harus lebih memperhatikan seberapa jauh anda melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor.
4. Apabila anda memiliki mesin kendaraan yang panasnya tidak stabil, jangan lah terlalu lama dalam berkendara.
5. Lakukanlah servis berkala agar performa mesin, masih dalam kondisi yang baik. Sehingga tidak menimbulkan panas yang berlebih.
pakailah sarung ketika berkendaran lama......